Oxford United Bidik Gelar Piala Presiden 2025: Ambisi Klub Inggris di Turnamen Pramusim Indonesia

Oxford United Bidik Gelar Piala Presiden 2025: Ambisi Klub Inggris di Turnamen Pramusim Indonesia – Turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia, Piala Presiden 2025, menghadirkan kejutan besar dengan keikutsertaan klub asal Inggris, Oxford United. Klub yang berkompetisi di EFL Championship ini tergabung dalam Grup A bersama Arema FC dan Liga Indonesia All Star, dan telah menyatakan secara terbuka bahwa mereka datang ke Indonesia dengan ambisi besar untuk menjadi juara.

Persiapan Matang: Oxford United Tak Main-Main

Penyerang Oxford United, Ole Romeny, menegaskan bahwa mahjong ways 2 timnya memandang Piala Presiden sebagai ajang penting dalam kalender pramusim mereka. Dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Romeny menyebut bahwa Oxford United telah melakukan persiapan intensif dan menargetkan menang di setiap pertandingan yang mereka lakoni.

“Kami mempersiapkan turnamen ini dengan sangat serius. Target kami tentu untuk memenangkan setiap pertandingan di Piala Presiden ini. Tidak peduli turnamen apapun yang kami ikuti, kami selalu ingin menang,” ujar Romeny.

Marselino Ferdinan: Bintang Timnas yang Siap Unjuk Gigi

Gelandang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, yang kini slot bet 200 perak memperkuat Oxford United, juga menyuarakan semangat tinggi timnya. Ia menegaskan bahwa Oxford datang bukan sekadar untuk pemanasan, tetapi untuk menghibur masyarakat Indonesia dan merebut gelar juara.

“Kami datang ke sini bukan karena melihat tim Indonesia atau Thailand. Kami serius ingin juara dan berjuang untuk menghibur masyarakat Indonesia,” ucap Marselino.

Jadwal Pertandingan Oxford United di Piala Presiden 2025

Oxford United akan memulai kiprahnya di Piala Presiden pada:

  • Minggu, 6 Juli 2025 vs Liga Indonesia All Star – Stadion Utama Gelora Bung Karno – 19.30 WIB
  • Kamis, 10 Juli 2025 vs Arema FC – Stadion Si Jalak Harupat – 19.30 WIB

Jika berhasil menjadi juara grup, mereka akan melaju ke final pada Minggu, 13 Juli 2025.

Format Turnamen dan Hadiah Fantastis

Piala Presiden 2025 menggunakan format dua grup dengan enam tim peserta. Juara grup akan melaju ke final, sementara runner-up bertarung untuk posisi ketiga. Turnamen ini memperebutkan total hadiah Rp11,5 miliar, menjadikannya ajang pramusim dengan hadiah terbesar di Indonesia.

Tantangan Cedera dan Rotasi Pemain

Meski datang dengan skuad kompetitif, Oxford United menghadapi tantangan berupa cedera pemain kunci seperti Ciaron Brown, Will Vaulks, dan Siriki Dembele. Pelatih Gary Rowett menyebut bahwa beberapa dari mereka mungkin absen di laga awal, namun tetap dibawa sebagai bagian dari skuad pelatihan.

Oxford United dan Agenda Pramusim Global

Piala Presiden menjadi bagian dari agenda pramusim Oxford United sebelum kembali ke Inggris untuk menghadapi:

  • Mansfield Town – 22 Juli
  • Bristol Rovers – 26 Juli
  • CD Leganes – 30 Juli
  • Malaga CF – 3 Agustus

Mereka akan memulai kompetisi Championship 2025/2026 pada 9 Agustus 2025 melawan Portsmouth.

Reaksi Klub Lokal: Persib dan Marc Klok Waspada

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, secara terbuka menyatakan bahwa ia berharap Oxford United dan Port FC tidak bermain terlalu serius. Meski berkelakar, Klok menyadari bahwa kehadiran klub asing akan membuat persaingan semakin ketat.

“Semoga Oxford datang tidak terlalu serius,” ujar Klok sambil tertawa dalam jumpa pers.

Dukungan Suporter dan Antusiasme Media

Kehadiran Oxford United disambut hangat oleh suporter Indonesia. Marselino dan Romeny bahkan langsung diserbu fans saat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Media nasional pun memberikan sorotan besar terhadap partisipasi klub Inggris ini, menjadikan Piala Presiden 2025 sebagai panggung internasional sepak bola Indonesia.

Penutup: Oxford United, Penantang Serius dari Inggris

Oxford United datang ke Piala Presiden 2025 bukan untuk berwisata, tetapi untuk menang. Dengan persiapan matang, pemain berkualitas spaceman pragmatic, dan ambisi besar, klub ini siap menjadi penantang serius bagi klub-klub lokal dan internasional lainnya.

Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang pemanasan, tetapi juga simbol kolaborasi sepak bola global, di mana klub Inggris dan pemain Indonesia bersatu dalam semangat kompetisi dan persahabatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *